Kebahagiaan Cuan dari Selimut Bayi

Table of Contents


Sebagai seorang ibu, Ade Ismi Darmayani memulai perjalanan bisnisnya dengan membangun merek pakaian tidur anak bernama Doodlebaby. Usaha ini berawal dari pengalamannya sendiri dalam mencari produk yang aman dan nyaman untuk bayi. Sejak 2022, ia mengembangkan usaha ini dengan fokus pada sleepsack atau selimut bayi yang direkomendasikan sebagai alternatif dari selimut lembaran karena lebih aman dan bisa membantu mengurangi risiko Sudden Infant Death Syndrome (SIDS).

Ismi, yang saat itu masih dalam masa cuti melahirkan, memberanikan diri untuk membuat brand sleepsack dengan nama Doodlebaby. Ia memulai bisnis ini dengan modal Rp 500.000 tanpa latar belakang di bidang fesyen. Awalnya, penjualan dilakukan melalui Instagram dan marketplace dengan sistem pre-order.

Pada bulan pertama, hanya terjual 9 lembar. Namun, jumlah pesanan terus meningkat: menjadi 30 lembar di bulan kedua, lalu melonjak tiga kali lipat menjadi 90 lembar. Pertumbuhan bisnis terus berlanjut hingga akhirnya menembus angka 1.000 lembar per bulan. Hal ini memungkinkan Doodlebaby beralih dari sistem pre-order ke stok siap jual.

Pada tahun 2023, Ismi mengambil langkah besar dengan mengundurkan diri dari pekerjaannya di salah satu BUMN pariwisata setelah sembilan tahun bekerja. Ia memilih fokus sepenuhnya pada bisnis Doodlebaby sebagai mompreneur.

Saat ini, Doodlebaby berada dalam skala UMKM yang berkembang. Produksi dilakukan secara bertahap sesuai permintaan pasar, dengan pengawasan kualitas yang ketat mengingat produk digunakan langsung oleh bayi dan ibu. Tim inti Doodlebaby terdiri dari 11 orang yang mencakup bagian produksi, pemasaran, bisnis, dan keuangan. Ismi juga melibatkan warga sekitar tempat tinggalnya di Jakarta Selatan dalam rantai produksi, sesuai dengan komitmen pemberdayaan komunitas lokal.

Untuk memperkuat fondasi bisnis, pada 2024, Ismi mendirikan PT Alima Cita Mulia sebagai induk usaha yang menaungi Doodlebaby serta lini produk lainnya. Harga produk sleepsack mulai dari Rp 149.000 hingga Rp 279.000 per lembar. Sedangkan sleepwear anak dijual mulai dari Rp 99.000.

Selain Doodlebaby, Ismi juga mengembangkan label Minomiko yang menyasar kebutuhan ibu hamil, melahirkan, dan menyusui. Produk seperti homedress dan modest wear dipasarkan dengan harga antara Rp 100.000 hingga Rp 229.000 per unit.

Dalam hal penjualan, Ismi mengandalkan jalur offline yang bermitra dengan toko perlengkapan bayi serta kanal online. Hasilnya, rata-rata Doodlebaby meraup omzet antara Rp 100 juta hingga Rp 150 juta per bulan. Bahkan, tahun lalu sempat ada pengiriman produk ke Malaysia.

Ismi terus berupaya mengembangkan usaha lewat perluasan pasar dan pengembangan produk. Kini, Doodlebaby tidak hanya menjadi merek pakaian tidur anak, tetapi juga semakin dikenal sebagai solusi bagi kebutuhan ibu dan bayi.