ALVA Meraih Sertifikasi INDI 4.0, Tanda Kesiapan Manufaktur Cerdas Motor Listrik Lokal

Table of Contents

ALVA Meraih Sertifikat INDI 4.0, Menjadi Pionir Transformasi Industri Listrik Nasional

ALVA, produsen motor listrik nasional, kembali menorehkan pencapaian penting setelah resmi memperoleh Sertifikat Indonesia Industry 4.0 Readiness Index (INDI 4.0). Pengakuan ini menegaskan kesiapan ALVA dalam mengimplementasikan transformasi industri berbasis teknologi digital dan smart manufacturing.

Program INDI 4.0 sebagai Tolok Ukur Transformasi Industri

Program INDI 4.0 merupakan inisiatif dari Kementerian Perindustrian Republik Indonesia yang dirancang sebagai instrumen nasional untuk mengukur kesiapan perusahaan manufaktur dalam menghadapi era Industri 4.0. Penilaian dilakukan secara menyeluruh, mulai dari digitalisasi proses produksi, pemanfaatan teknologi cerdas, hingga kesiapan organisasi dan sumber daya manusia.

Melalui sertifikasi ini, ALVA dinilai telah memiliki fondasi yang solid untuk melanjutkan transformasi digital secara lebih komprehensif di seluruh lini operasional.

Satu-satunya Produsen Motor Listrik Lokal yang Meraih INDI 4.0

Capaian ini sekaligus menjadikan ALVA sebagai satu-satunya produsen motor listrik merek Indonesia yang berhasil meraih sertifikasi INDI 4.0. Hal tersebut menempatkan ALVA pada posisi unggul dalam hal kesiapan transformasi digital dibandingkan pelaku industri sejenis di dalam negeri.

Keunggulan ini menunjukkan bahwa pengembangan kendaraan listrik nasional tidak hanya berfokus pada produk, tetapi juga pada sistem manufaktur yang berstandar tinggi dan berorientasi masa depan.

Fasilitas Smart Manufacturing dan R&D Jadi Pembeda

Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika Kemenperin, Setia Diarta, menilai keseriusan ALVA tercermin dari kelengkapan fasilitas produksi berbasis smart manufacturing serta keberadaan pusat Research & Development (R&D) internal.

"Keberadaan R&D mandiri seperti yang dimiliki ALVA, menjadi nilai tambah yang sangat penting dalam penilaian kami. Ini menunjukkan bahwa ALVA tidak hanya fokus pada produksi, tetapi juga pada inovasi dan pengembangan teknologi secara berkelanjutan. Kami mendorong ALVA untuk terus melangkah ke tahapan berikutnya, dengan target menjadi National Lighthouse dalam program nasional INDI 4.0 di tahun 2026." ujar Setia.

Dampak Langsung Bagi Kualitas Motor Listrik ALVA

Sertifikasi INDI 4.0 mencerminkan sistem produksi ALVA yang telah terdigitalisasi dan terintegrasi secara menyeluruh. Bagi konsumen, hal ini berarti kualitas motor listrik yang lebih presisi dan konsisten, serta proses inovasi yang lebih cepat diterapkan di seluruh lini produk.

Inovasi tersebut mencakup peningkatan efisiensi baterai, optimalisasi fitur keselamatan, hingga kualitas perakitan yang lebih terkontrol.

Ekosistem Digital Perkuat Pengalaman Berkendara

Transformasi digital ALVA juga didukung oleh ekosistem Boost Charging Station serta layanan purna jual berbasis data. Pendekatan ini memungkinkan perusahaan memberikan pengalaman berkendara yang lebih optimal, sekaligus menjawab kebutuhan mobilitas listrik yang semakin berkembang di Indonesia.

Chief Marketing Officer ALVA, Putu Swaditya Yudha, menyampaikan bahwa sertifikasi INDI 4.0 merupakan pengakuan atas komitmen perusahaan dalam mengadopsi teknologi digital dan praktik terbaik Industri 4.0.

"Pencapaian ini memperkuat posisi kami sebagai pemain kunci dalam industri mobilitas elektrifikasi di Indonesia. Kami akan terus berinovasi dan meningkatkan kapabilitas digital untuk memberikan solusi mobilitas yang lebih efisien, berkelanjutan, dan sesuai dengan kebutuhan pasar yang terus berkembang." papar Adit.