Daftar Bencana Akhir Pekan: Ratusan Rumah Terdampak Angin dan Longsor di Bogor

Bencana Alam Mengguncang Kabupaten Bogor Akhir Pekan Lalu
Akhir pekan lalu, Kabupaten Bogor mengalami serangkaian bencana alam yang menimbulkan kerusakan di berbagai wilayah. Peristiwa ini terjadi akibat curah hujan tinggi yang terjadi dalam beberapa hari berturut-turut. Berikut adalah rangkuman kejadian bencana yang terjadi di beberapa daerah.
Longsor di Cisarua
Salah satu peristiwa bencana yang paling parah terjadi di Kecamatan Cisarua. Longsoran tanah yang disebabkan oleh meluapnya aliran air drainase menyebabkan tembok penahan tanah (TPT) jebol dan berdampak pada beberapa unit rumah warga. Kejadian ini terjadi di Kampung Binataruna, RT 001/005, Desa Tugu Selatan.
Menurut informasi dari Kabid Ratik BPBD Kabupaten Bogor M Adam Hamdani, hujan dengan intensitas tinggi dan durasi cukup lama menjadi penyebab utama longsoran tersebut. Akibatnya, tiga rumah warga mengalami kerusakan sedang, enam rumah lainnya terdampak, dan sebanyak 13 kepala keluarga terpaksa mengungsi.
Angin Kencang di Citeureup
Di Kecamatan Citeureup, angin kencang juga memberikan dampak signifikan. Kejadian ini terjadi di Desa Karang Asem Barat dan Desa Hambalang. Di Desa Karang Asem Barat, akses jalan Kampung Pasiripis dan Gapura SMK Widiya Dharma rusak setelah tertimpa dahan pohon yang tumbang.
Sementara itu, di Desa Hambalang, satu unit rumah warga mengalami kerusakan pada bagian atap akibat tersapu angin kencang. Hal ini menunjukkan bahwa kondisi cuaca ekstrem yang terjadi selama akhir pekan memengaruhi berbagai aspek infrastruktur masyarakat.
Angin Kencang di Caringin
Di Kecamatan Caringin, angin kencang juga terjadi. Peristiwa ini melanda Desa Cinagara dan Desa Ciherangpondok. Menurut data yang diperoleh, hujan deras disertai angin kencang menyebabkan beberapa unit rumah mengalami kerusakan.
Di Desa Cinagara, empat rumah warga mengalami kerusakan pada bagian atap. Sementara itu, di Desa Ciherangpondok, satu unit rumah warga mengalami kerusakan ringan. Meskipun tidak sebesar kejadian di Cisarua atau Citeureup, peristiwa ini tetap menjadi perhatian karena potensi bahaya yang bisa terjadi jika tidak segera ditangani.
Dampak Keseluruhan
Secara keseluruhan, bencana alam yang terjadi akhir pekan lalu menunjukkan bahwa Kabupaten Bogor masih rentan terhadap perubahan cuaca ekstrem. BPBD Kabupaten Bogor telah melakukan langkah-langkah mitigasi, termasuk mendata kerusakan dan memberikan bantuan darurat kepada warga yang terdampak.
Masyarakat diminta untuk tetap waspada dan mengikuti informasi resmi dari pihak berwenang terkait perkembangan cuaca. Selain itu, penting bagi masyarakat untuk menjaga lingkungan sekitar agar tidak memperparah risiko bencana alam di masa depan.