Setelah Kalah 3-1 dari PSS Sleman, Deltras FC Kurangi Latihan di Bulan Ramadhan
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5101689/original/094993600_1737381888-20250120_170900.jpg)
Perubahan Pola Latihan Deltras FC Selama Bulan Ramadan
Deltras FC, klub sepak bola asal Indonesia, akan melakukan beberapa perubahan dalam persiapan tim selama bulan suci Ramadan. Meskipun tidak ada perubahan pada komposisi pemain, pelatih mengubah pola latihan agar sesuai dengan kondisi yang terjadi selama masa puasa.
Pekan ini, tim sepenuhnya memasuki bulan Ramadan. Dalam situasi ini, para pemain harus menjalani ibadah puasa, sehingga kebutuhan untuk tetap menjaga kondisi fisik dan mental menjadi sangat penting. Untuk itu, tim pelatih memutuskan untuk menyesuaikan durasi latihan agar tidak terlalu berat, namun tetap efektif.
“Di bulan Ramadan ini, kami akan menurunkan durasi latihan. Durasi latihan memang tidak akan lama, tetapi tetap kami selipkan latihan fisik, teknik, dan taktik,” ujar Agam Haris Pambudi, pelatih fisik Deltras FC.
Biasanya, latihan tim bisa berlangsung hingga 120 menit. Namun, di bulan puasa, durasi latihan tidak akan sampai dua jam. Meski demikian, Agam menegaskan bahwa hal ini tidak akan mengurangi kualitas latihan. Justru, latihan tetap dirancang agar memberikan dampak positif bagi performa pemain.
“Meski durasinya lebih singkat, latihan tetap sangat kompleks. Termasuk ada latihan taktik yang membuat pemain bisa merasakan situasi pertandingan,” tambah Agam, yang lahir pada 18 Juli 1993.
Menurutnya, menjaga kondisi taktik dan fisik selama Ramadan sangat penting. Apalagi, Deltras FC ingin segera bangkit dari kekalahan yang baru saja mereka alami. Pada laga terakhir, tim kalah 3-1 dari PSS Sleman di kandang sendiri, tanggal 14 Februari.
“Di awal laga, saya sudah bilang kepada pemain bahwa ini adalah laga mentalitas. Jadi, siapa yang lebih siap secara mental, pasti akan memenangkan pertandingan,” ujar Widodo Cahyono Putro, pelatih Deltras FC.
Widodo meminta para pemainnya tidak terlalu lama meratapi kekalahan tersebut. Ia berharap anak asuhnya dapat belajar dari kesalahan dan meningkatkan performa di laga berikutnya.
“Kami harus memperbaiki diri demi meraih kemenangan di laga kandang pekan depan,” tegas Widodo.
Strategi Latihan yang Disesuaikan
Berikut adalah beberapa strategi yang diterapkan oleh pelatih Deltras FC selama Ramadan:
-
Durasi Latihan yang Lebih Singkat
Latihan dilakukan dalam waktu yang lebih pendek dibandingkan biasanya. Meski durasinya hanya sekitar satu jam, fokus utamanya tetap pada penguasaan teknik dan taktik. -
Fokus pada Kondisi Fisik
Pelatih fisik, Agam Haris Pambudi, tetap memastikan bahwa pemain menjaga kondisi fisiknya melalui latihan ringan yang tetap efektif. -
Latihan Taktik yang Kompleks
Meski durasinya pendek, latihan taktik tetap diberikan agar pemain dapat memahami situasi pertandingan secara lebih mendalam. -
Meningkatkan Mentalitas Pemain
Pelatih Widodo Cahyono Putro menekankan pentingnya mentalitas dalam bermain. Ia memastikan pemain tetap semangat dan tidak mudah terpuruk setelah kekalahan.
Dengan perubahan-perubahan ini, Deltras FC berharap dapat segera bangkit dan menunjukkan performa terbaiknya di laga-laga mendatang.